Kamis, 18 Juli 2013

Pekanbaru Ibu Kota Provinsi Riau tengah bersolek dalam menghadapi Perhelatan Olahraga terbesar di tanah Air. Berbagai infrastruktur dibangun, infrastruktur yang ada dipercantik. Beberapa fasilitas gedung Olahraga dibangun dengan Konsep Green, Bandara diperbesar,begitupula dengan sarana transportasi, salah satu diantaranya pembangunan 2 (dua) fly over di ruas jalan Jenderal Sudirman.
 


Pembangunan 2 fly over di ruas Jalan Jendral Sudirman mempercantik tata ruang Kota pekanbaru, pembangunan fly over dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Fly over berornamen Melayu yang merupakan cerminan semangat inovasi dan nilai-nilai perkembangan, kebersamaan dan kekompakan masyarakat Melayu di Bumi Lancang Kuning. Masyarakat Riau selalu ramah dan hangat menerima siapa pun yang datang ke daerah Riau, dengan muka jernih dan hati yang bersih.

Tak khayal lagi kiranya fly over tersebut pantas disebut kombinasi kultur melayu dan modernisasi, fly over tersebut dibangun dengan megah secara modern dan tanpa menghilangkan kultur dan identitas lokal melayu. Kombinasi motif dan pilihan warna dengan nuansa kultur Melayu menjadikan jembatan layang itu kian menawan. Bangunan dengan ornamen Melayu itu, tentu membuat masyarakat tempatan dan pendatang menyadari sedang berada di Provinsi Riau yang kental dengan budaya Melayu.




Motif Pucuk Rebung Khas melayu, motif itik pulang petang dan perahu lancang kuning menghiasi beberapa bagian dari fly over. Dan semua ornamen dan motif khas melayu tersebut diberi warna dengan warna khas melayu. Dari motif pucuk rebung, itik pulang petang hingga perahu lancang kuning tampak tertata rapi di bangunan yang akan menjadi kado Hari Ulang Tahun Provinsi Riau ke-55 itu.

Provinsi Riau memiliki Visi Riau 2020 yaitu menjadikan Riau sebagai Pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara, dan fly over dengan motif Melayu merupakan wujud keseriusan Pemerintah Provinsi Riau dalam mendukung pengembangan budaya Melayu menuju Visi Riau 2020. Selain itu fly over dengan sentuhan motif Melayu ini juga menjadi ajang sosialisasi bagi dunia luar.

Sumber :

http://www.riaudailyphoto.com/2012/08/fly-over-pekanbaru-kombinasi-kultur.html
http://www.wisatapekanbaru.com/flyover-pekanbaru-terunik-di-dunia
New Century Global Centre is a multipurpose building in the Tianfu New Area of Chengdu, China. The 100 m (330 ft) structure is 500 by 400 m (1,600 by 1,300 ft) with 1,700,000 square metres (18,000,000 sq ft) of floor space, making it the world's biggest building measured by floor space.The Boeing Everett Factory in Everett, Washington has the largest volume, and the Aalsmeer Flower Auction Building in Aalsmeer, Netherlands, has the largest footprint.

Nearly 400,000 m2 (4,300,000 sq ft) of the building will be devoted to shopping. It will also house offices, conference rooms, a university complex, two commercial centres, hotels, an IMAX cinema, a "Mediterranean village", a pirate ship and skating rink. The centrepiece of the building will be a 5,000 m2 (54,000 sq ft) artificial beach, a giant 150 by 40 m (490 by 130 ft) screen will form the horizon and offer sunrises and sunsets. The building will face the Chengdu Contemporary Arts Centre, designed by award-winning British-Iraqi architect Zaha Hadid.

The main pool will have a stage that extends out over the pool each night for concerts. A stand has been built overlooking the pool with a food court and entrance underneath at the floor level.
 


The new Intercontinental Hotel will feature 1,009 rooms that are spread over 6 x 8 story blocks around the edge of the complex.

While parts of the shopping area are open, the main opening is planned for 22 August 2013.

Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah saw. pada tahun 1 Hijriyah atau 622 Masehi di Quba, sekitar 5 km di sebelah tenggara kota Madinah. Dalam Al Qur'an disebutkan bahwa masjid Quba adalah mesjid yang dibangun atas dasar takwa (Surat At Taubah:108).

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!