Senin, 01 September 2014

Hari ku mulai dengan kebingungan karena nggak tahu jam berapa aku bangun, ku lihat jam 6.43. Aku merasa bersalah pada Penciptaku, pada yang melahirkanku. Salah apa aku bangun jam segitu.

...

Ku ikuti kuliah bahasa inggris dengan bu Beth, ibunya kalem banget sampai suasana kelas jadi sepi. Aku harus bisa dapat nilai A mata kuliah ini, sebagai prinsipku : hari ini harus lebih baik dari kemarin.

...

Materi mekanika game 2 oleh pak odin yang begitu menggairahkan di awal namun mengantukkan di akhir. Hari ini belajar 24 Essential Mechanic for games. Semoga bisa aku serap ilmu baru ini.

...

Ada masalah hanya karena jas lab  dengan Zira. Inginku membantu tapi yang ada malah salah paham dan belum dimaafkan. Apa salahku lagi?

...

Setelah dhuhur ada teman maba 2. Kami berbincang bincang masalah pengkaderan, aku jadi semakin takut menghadapi amanah yang akan aku pegang ini. Ya Allah tolong hambamu ini, kuatkanlah aku menghadapi segala cobaan.

...

Malam hari aku baru mendapat wawasan baru tentang nabiku, sejarah kelahirannya sampai Beliau menikah. Alhamdulillah sekali, karena sudah jarang ikut ta'lim. Semoga aku senantiasa mengamalkan sunnah rasul.

...

Aku lihat banyak sms yang masuk. Satu telepon tak diangkat. Semuanya nyuruh aku untuk ikut pelatihan, sebenarnya aku emang udah niat pasti datang. Setibanya disana aku disambut baik oleh teman2 dan pemateri. Aku dapat ilmu grand design, mengenal kepribadian orang, dan Alur kaderisasi. Semuanya harus aku terapkan di kaderisasi yang telah diamanahkan ke aku. Alhamdulillah SC dapat tambahan sehingga menjadi 13 anak. Setelah keluar dari ruangan, kakak kelas memeberikan arahan yang sangat berharga tentang langkah kedepan yang akan kami jalani. Segala hal tentang kampus kami, dia jelaskan. Aku bertemu dengan teman lama Aksel di depan parkiran, kami berbincang2 sampai tak terasa teman yang lain sudah pengen pulang. Kami bertukar cerita dan pendapat. Kami harus bisa memulai hal yang baru di angkatan forsama kami

Aku awali hari dengan bangun tidur, Ibu sudah membangunkan aku dari tidur untuk segera ambil wudlu dan sholat malam. Aku baru teringat kalau aku belum sholat isya. Aku lihat wajah Ibu yang merengut setelah tahu aku belum menunaikan kewajibanku. Aku minta maaf ibu.

Kemudian aku lompat dri musholla ke meja makan, disitu tersedia makan sahur telur yang telah dibumbui dengan sambal khas ibu. Aku makan dengan ayah yang sudah terlebih dulu sahurnya.

Setelah itu aku duduk bersantai dengan menahan rasa kenyang setelah makan sahur dan minum air lumayan banyak. Ibu dan ayah menanyaiku tentang hal apa yang telah aku lakukan selama seminggu ini di kampus. Aku merasa tidak enak telah meninggalkan mereka begitu lama dan hanya memberikan waktu 8 jam di rumah itupun aku gunakan untuk tidur. Sungguh sangat sebentar.

...

Setelah sholat subuh tubuh mulai terasa berat dan mulai siap untuk tidur, walau hanya sebentar. Dan tak terasa Ibu membangunkanku lagi untuk segera pergi ke kampus. Saat itu aku merasa bersalah lagi, karena waktuku untuk ibu hanya saat bangun tidur saja. Ibu pun pergi mencari nafkah untuk keluarga.
Sungguh engkau Ibu yang terhebat si dunia. No one else.

...

Aku masuk kelas dan telat 45 menit, sungguh memalukan bagi sebuah permulaan. Untung saja dosen masih mentolerir dan aku langsung duduk. Geometri efek visual, entah itulah nama kuliahnya. Membahas segalanya tentang geometri, namun aku tergugah untuk menulis diary setelah ikut kuliah pak suki. Terima kasih Bapak.

...

Malamnya setelah maghrib ke kampus lagi untuk mengikuti pelatihan sc, disitu aku banyak dapat ilmu baru yang sangat berharga. Apalagi dengan amanah yang sedang aku pegang dengan erat di tangan ku ini, PENGKADERAN. Ya Allah bantulah hambamu ini, mudahkanlah jalan yang telah aku pilih ini. Jadikan aku dan keluargaku termasuk orang2 yang diberi pertolongan. Amiin.

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!